sejarah taekwondo

Menurut sejarah taekwondo si korea, telah ada sejak lima ribu tahun silam. Setelah dilakukan penelitian latar belakang lahirnya taekwondo tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan social masyarakat dan sejarah bangsa korea pada masa lalu dan sekarang, karena merupakan akar budaya dan sekaligus cabang olah raga.

Hasil penelitian yang talah dilakukan terhadap bukti sejarah yang ada pada lukisan-lukisan yang ditemukan pada dinding-dinding di dalam goa ataupun di luar goa, demikian juga yang terdapat buku-buku sejarah korea, ditemukan adanya kata-kata “su-bak” yang artinya latihan memakai tangan dan kaki.

Berdasarkan hal tersebut di atas, seni bela diri taekwondo murni bersumber dari sejarah, bukan dari rekaan-rekaan atau hasil imajinasi semata.

Dengan demikian taekwondo sebenarnya tidak cukup hanya dengan memakai buku-buku saja, akan tetapi, perlu mempelajari fakta-fakta sejarah.

Taekwondo zaman kuno

Setiap suku bangsa mempunyai ciri khas seni bela siri, pada zaman dahulu kala manusia sering berkelahi dengan binatang buas dan berperang dengan suku bangsa lain, Itu terjadi karena fenomena alam. Pada zaman dahulu sebelum manusia menemukan dan menciptakan senjata, manusia belum memiliki teknik berkelahi hanya menggunakan anggota tubuh. Dan pada saat itu selai berkelahi, manusia juga berlatih untuk menjaga kesehatan.

Seni beladiri mulai berkembang secara sistematis dan tekniknya pun berkembang mengikuti perkembangan zaman. Demikian pula senjata yang digunakan/diciptakan juga mengikuti perkembangan, tidak terkecuali taekwondo yang mulai berkembang menjadi olah raga.

Taekwondo zaman modern

Setelah raja “Sun-Jong” berakhir pada jaman dinasti “jo-son”(1909) dari tahun 1910 negara jepang merampas kedaulatan bangsa korea selama 35 tahun. Bangsa jepang berusaha menghapus kebudayaan bangsa korea dengan menggunakan system pemerintahan militer dan bangsa korea diharuskan ganti nama marga dan menggunakan marga jepang supaya orang korea meninggalkan sipat alaminya.

Jadi, taekwondo juga menghadapiu masa sulit pada saat itu. Bangsa jepang pada saat itu melarang orang latian taekwondo dan harus belajar karate. Tetapi, secara diam-diam orang korea tetap belajar taekwondo. Fakta itu lah yang membuat taekwondo masih hidup sampai sekarang. Pada situasi bahaya ada satu orang guru besar “Song-duk-ki” dia tetap mengajar taekwondo dibawah situasi bahaya.

Tahun 1945, korea menghadapi  kemerdekaan dengan Negara asia lain. Setelah kemerdekaan, bermunculan usaha yang rekonstruksi kebudayaan. Taekwondo jg dimasukkan sebagai olah raga nasional. Tetapi, taekwondo sudah berubah mutu dibawah pengaruh karate selama zaman penjajahan jepang. Guru besar “Song-duk-ki” dan “Kim-sung-hwan” berusaha membuktikan antara perbedaan “taekwondo” dan “karate” dengan menggunakan demonstrasi “Tek-gyon”. Pada waktu itu, yang paling penting kembalinya bentuk gerakan yang asli dari taekwondo dan mempersatukan kembali perkumpulan-perkumpulan beladiri yang mamiliki nama berbeda-beda (“Gong-su-do” “Te-su-do” “Dang-su-do” dsb..) hal ini tidak gampang. Tetapi, kemudian didirikan “Te-su-do” association tanggal 16 september tahun 1961 melalui proses waktu yang lama. Setelah didirikan kegiatan taekwondo telah mulai aktif dan berkembang menjadi olah raga nasional dan bahkan berkembang keseluruhan dunia.

Advertisements

3 thoughts on “sejarah taekwondo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s